renografGinjal berperan penting dalam kehidupan manusia, terutama dalam membuang sampah metabolisme dan racun dalam darah melalui urine. Tidak berfungsinya ginjal dapat berakibat serius, bahkan dapat berujung pada kematian. Pada umumnya manusia dapat bertahan hidup hanya dengan satu ginjal, namun ketika kedua ginjalnya sudah tidak berfungsi seseorang harus melakukan hemodialisa (cuci darah), peritoneal dialisis (cuci rongga perut), atau transplantasi ginjal. Di Amerika saja rata-rata sekitar 15.000 orang tiap tahunnya harus melakukan transplantasi ginjal untuk terus bertahan hidup.

Dewasa ini jumlah penderita kerusakan fungsi ginjal meningkat terutama di kota-kota besar, disebabkan oleh pola hidup yang tidak sehat, stress, kurang berolahraga, makanan yang banyak mengandung lemak jenuh dan yang lainnya. Selain itu kerusakan fungsi ginjal juga dapat disebabkan karena keturunan. Banyak penderita yang tidak menyadari kelainan fungsi ginjalnya sampai ketika ginjalnya benar-benar rusak, hal ini karena ginjal termasuk organ dalam yang prosesnya tidak kasat mata sehingga membutuhkan alat tertentu untuk mendeteksi fungsinya.

Memanfaatkan aplikasi iptek nuklir terutama teknik perunut radioisotop dan menyadari pentingnya pendeteksian fungsi ginjal, baik untuk diagnosis pasien maupun sekedar pemeriksaan rutin Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) membuat alat pendeteksi fungsi ginjal berbasis teknologi nuklir yang disebut Renograf.

(more…)